Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang

agen poker online

Hukum Judi Poker Menurut Undang-Undang – Permainan judi bukanlah merupakan permainan yang asing di Indonesia. Tak bisa dipungkiri bahwa banyak orang telah melakukan praktik perjudian di Indonesia. Baik itu judi online ataupun judi konvensional. Terlebih lagi sekarang ini banyak sekali orang-orang yang sering main judi poker. Baik judi tersebut dilakukan hanya untuk sekedar mengisi waktu luang ataupun judi poker yang sungguh-sungguh dimana mereka menggunakan uang dan yang menang akan mendapatkan keuntungan.

Banyak nya aksi perjudian yang terjadi dewasa ini membawa dampak buruk bagi generasi muda bangsa Indonesia. Mengapa demikian karena dengan adanya judi poker online ini banyak generasi muda yang malas bekerja dan mereka lebih memilih menggantungkan hidup mereka dengan sesuatu yang tidak pasti. Ironisnya lagi, sejak dulu kala kegiatan perjudian tidak pernah membawa keberuntungan dan kesejahteraan bagi pelakunya. Malah tidak sedikit para penjudi yang rela mempertaruhkan semua yang dimiliki untuk memenangkan kegiatan perjudian. Perjudian tak hanya membawa kesengsaraan bagi para pelakunya saja, namun perjudian juga ikut membawa kesengsaraan bagi orang-orang terdekat pelaku perjudian, seperti anak dan istri mereka. Akan tetapi bagaimana sebenarnya hukum judi poker menurut undang-undang. Berikut dibawah ini adalah hukum judi poker menurut perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Sebelum masuk ke hukum perjudian menurut undang-undang, ada baiknya kita tahu lebih dulu apa sih yang dimaksud dengan permainan judi. Judi adalah setiap permainan dimana pada umumnya pemenang judi merupakan mereka yang beruntung atau mereka yang lebih mahir dan terlatih dalam perjudian tersebut. Di Indonesia sendiri perjudian diatur dalam beberapa pasal. Diantaranya adalah:

Pasal 303 KUHP 

Menurut pasal ini pelaku perjudian akan diancam dengan pidana kurungan paling lama sepuluh tahun dengan denda paling banyak dua puluh lima juta rupiah. Orang-orang yang terancam hukum pidana ini diantaranya adalah:

  1. Mereka yang dengan sengaja menawarkan atau memberikan peluang untuk melakukan perjudian dan menjadikan perjudian tersebut sebagai mata pencaharian atau dengan sengaja ikut andil dalam kegiatan usaha tersebut.
  2. Mereka yang dengan sengaja menawarkan atau memberikan peluang untuk melakukan perjudian dan menjadikan perjudian tersebut sebagai mata pencaharian atau dengan sengaja ikut andil dalam kegiatan usaha tersebut, tanpa mempedulikan adanya persyaratan atau terpenuhi atau tidaknya segala persyaratan itu.
  3. Ikut serta dalam permainan judi dan bermaksud untuk menjadikannya sebagai mata pencaharian.

Perlu di garis bawahi jika yang bersalah melakukan kegiatan tersebut sebagai sumber mata pencahariannya, maka haknya untuk melakukan mata pencaharian tersebut akan dicabut. Kemudian yang dimaksud dengan permainan judi disini adalah tiap permainan yang pada dasarnya terdapat kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan.

Pasal 303 Bis KUHP 

Seoanjutnya hukum judi poker menurut undang-undang diatur dalam pasal 303 Bis KUHP. Disini para pelaku perjudian diancam hukuman kurungan paling lama empat tahun dan denda paling banyak sepuluh juta rupiah. Orang-orang yang dimaksud dalam pasal ini adalah:

  1. Mereka yang mengambil kesempatan untuk melakukan perjudian, dan bagi mereka yang telah melanggar ketentuan di pasal 303 KUHP.
  2. Mereka yang ikut serta dalam perjudian yang dilakukan di jalan umum, baik itu dilakukan di pinggiran jalan raya ataupun di tempat-tempat yang bisa didatangi oleh masyarakat umum, kecuali acara perjudian tersebut sudah mendapatkan izin dari pihak yang berwenang.

Hukum Judi Online 

Sekarang ini marak sekali dengan adanya judi online, untuk mengantisipasi hal tersebut sudah ada UU yang mengaturnya. UU yang mengatur tentang judi online diatur dalam UU no. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau yang biasa dikenal dengan UU ITE.

Pasal 27 ayat 2 UU ITE

Isi dari pasal diatas adalah barang siapapun yang dengan sengaja dan tidak memiliki hak untuk menyebarkan atau menyalurkan dana atau yang membuat hal-hal yang dapat diakses dengan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang mengandung unsur-unsur perjudian.

Selanjutnya ancaman bagi mereka yang melanggar pasal 27 ayat 2 UU ITE terdapat pada pasal 45 ayat 1 yaitu pidana kurungan paling lama 6 tahun atau dengan membayar denda paling banyak satu miliar rupiah.

Dari beberapa penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa segala jenis perjudian baik itu judi konvensional maupun judi online telah diatur dalam Undang undang dan bagi siapapun yang melanggarnya sudah ditetapkan hukuman yang juga sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Nah, beberapa penjelasan diatas adalah penjelasan tentang hukum judi poker menurut undang-undang semoga informasi diatas dapat membantu anda.