Mengetahui Hukum Judi Togel Dalam Pandangan Islam

Hukum judi togel dalam pandangan Islam dijelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 219. Allah SWT telah menyebutkan bahwa judi adalah perbuatan dosa. Selain itu, Allah juga telah menyebutkan berbagai keburukan dari minum khamr dan judi agar orang yang menggunakan akalnya bergegas menjauhinya. “Syaitan itu sesungguhnya bermaksud hendak menimbulkan kebencian dan permusuhan di antara kalian karena minum khamr dan berjudi serta menghalangi kamu mengingat Allah dan shalat. Jadi berhentilah kamu” (Al Maidah 5:91).

Hukum judi togel dalam pandangan Islam yang sudah secara jelas mengharamkan judi tetapi fakta di lapangan kegiatan judi masih banyak dilakukan. Judi merupakan penyakit masyarakat yang sudah mengakar di mana-mana. Awalnya judi dilakukan hanya sekedar untuk mengadu peruntungan. Tetapi setelah mencoba, pemainnya biasanya akan mencoba lagi. Hal inilah yang disebut kecanduan judi karena setiap pemain tidak ada yang berlapang dada menerima kekalahan.

Kekalahan pun tidak menjadikan mereka jera memainkannya. Walaupun kekalahan yang dialami sudah menggunung, seolah ada magnet yang menarik mereka kembali ke arena judi berikutnya. Dengan dasar tersebut, tidak heran jika penjudi tak pernah berhenti. Selain itu, berikut ini juga adalah beberapa alasan mengapa orang sulit berhenti berjudi.

Bukan Sekedar Mencari Kemenangan

Orang bermain judi tidak hanya sekedar ingin menang. Prospek mendapatkan uang berlimpah menjadi faktor utama mengapa orang bermain judi. Selanjutnya diikuti dengan alasan judi merupakan hal yang menyenangkan dan seru.

Kepuasan Batin

Berudi bukan perkara menang atau kalah namun juga merupakan hiburan.  Kebanyakan penjudi telah kehilangan batasan. Para penjudi tersebut merasa puas dengan kemenangan kecil dan menganggap kerugian sebagai hal yang wajar sampai akhirnya mereka bermain terus menerus dan tidak pernah berhenti.

Toleransi Kekalahan

Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam permainan, termasuk judi. Kekalahan dalam permainan judi dapat ditanggapi secara positif bagi penjudi untuk mendapatkan kemenangan. Hal ini tidak terlepas dari harapan untuk menang di mana ekspektasinya akan berubah jika sudah mengalami kekalahan terus menerus.

Penjudi yang memiliki ekspektasi menang lebih kecil cenderung merespon kenaikan harapan memperoleh balasan yang setimpal. Demikian pula ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, ekspektasi penjudi juga akan menurun. Namun ketika penjudi mendapatkan hasil yang dianggap baik, ia kemungkinan akan lebih bahagia dan berjudi lagi.

Media Permainan yang Adiktif

Permainan judi sangat banyak ragamnya tidak hanya judi togel. Bahkan judi yang populer saat ini adalah judi kartu dan judi dengan mesin atau yang sering dikenal dengan mesin judi.  Bermain judi secara tidak langsung juga telah memacu adrenalin seseorang untuk berusaha menenangkannya sehingga ia akan terus mencoba lagi dan lagi baik menang maupun kalah. Ketika menang mereka memiliki ekspektasi kemenangan yang lebih tinggi sedangkan ketika kalah mereka berharap akan mendapatkan kemenangan.

Peluang Dalam Pertaruhan

Judi sangat identik dengan pertaruhan. Berapa banyak penjudi dapat bertaruh ikut menjadi faktor penentu tingkat kecanduan seorang penjudi. Karena adanya peluang ini penjudi pun tidak pernah penjudi.

Dengan berbagai unsur candu yang ada di dalamnya, segala bentuk permainan judi baik togel, kartu, casino, dan sejenisnya sebenarnya telah dirancang agar para pemainnya terus berminat. Bahkan untuk beberapa jenis judi juga menawarkan hadiah pengganti seperti kredit tambahan setelah mengalami kekalahan dan iming-iming kemenangan yang lebih besar jika mengambil peluang – peluang berikutnya.

Hukum judi togel dalam pandangan Islam dalam Al Maidah 5:90 dan beberapa ayat lainnya telah menyebutkan berbagai keburukan karena minum khamar dan judi. Semua itu seharusnya sudah cukup untuk memperingatkan orang – orang yang menggunakan akalnya agar meninggalkan tindakan tersebut. Dosa dari kegiatan judi tidak hanya didapat oleh mereka yang melakukannya. Sekedar ucapan mengajak judi pun sebenarnya sudah terkena dosa dan diperintahkan membayar penebus dosa atau kaffarah dengan bershadaqah.

Bentuk perjudian saat ini sudah tidak terbatas tetapi semuanya memiliki inti yang sama yaitu segala bentuk taruhan yang memungkinkan memperoleh keuntungan atau kerugian. Jadi seseorang dapat memperoleh atau kehilangan harta dengan mudah. Untuk itulah, tindakan ini patut dihindari.